Berita

Pembentukan Organisasi Pasar Desa

  • Penulis: sidekaadmin, 24-07-2016 9:15
  • Untuk menjalankan perekonomian desa, pasar merupakan pusat transaksi utama dan menjdai lahan terbesar pertukaran Uang. Untuk itu sebuah desa akan baik jika memiliki pasar sendiri. Pasar Jum’at adalah sebutan bagi pasar yang berlokasi di desa Kolam Kanan yang berlokasi dipinggir jalan provinsi, dimana ini merupakan pasar satu-satunya dikecamatan dengan letak tersebut.

    Bertempat di Balai Desa (23/07), kepala desa Kolam Kanan mengadakan pertemuan dengan pembahasan Pembentukan organisasi pasar. Dihadiri oleh seluruh Ketua RT dan beberapa tokoh masyarakat, akhirnya pertemuan menghasilkan keputusan pembentukan organisasi dengan ketua adalah Adiansyah, sekretaris Enin, dan bendahara abdurahman, S.Pd. 
    Selanjutnya »

    Pembentukan Karang Taruna

  • Penulis: sidekaadmin, 24-07-2016 7:30
  • Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda merupakan ujung tombak utama pergerakan suatu bangsa. Untuk itu, diperlukan suatu wadah untuk menampung semua aspirasi dan kegiatan pemuda agar semua keinginan positif bisa tersalurkan.

    Satu (22/07), Desa Kolam kanan mengadakan rapat dengan pembahasan pembentukan Karang Taruna, dan dihasilkan keputusan bahwa Sudar sebagai ketua, wakil adalah Didik Arianto, dan sekretaris ialah Wahyudianto, serta bendahara adalah Hermandinata. Hal ini menjawab pertanyaan warga tentang vacum nya Karang Taruna di desa ini.  

    Selanjutnya »

    Informasi

  • Penulis: sidekaadmin, 23-07-2016 18:37
  • Mohon maaf kepada semua pengunjung, untuk sementara data kependudukan (statistik) pada website ini tidak ditampilkan, karena sedang dalam masa pemeliharaan. Namun selain itu fasilitas website bisa dinikmati.

    Terimakasih
    Selanjutnya »

    Periksa Kesehatan Gratis Tanpa Keluar Desa

  • Penulis: sidekaadmin, 21-07-2016 4:00
  • Lebih baik mencegah dari pada mengobati, slogan ini terasa sangat sesuai dengan apa yang dilakukan olah mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM), penempatan Desa Kolam Kanan, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala pada Rabu (20/07), yaitu kegitan bakti sosial Satu Hari Sehat (senam dan pengecekan kesehatan).

     

    Kegitan yang dilaksakan di Balai desa Kolam Kanan ini dihadiri oleh masyarakat desa dengan kisaran usia 30 sampai 80 tahun. Semua peserta terlihat antusias dengan kegiatan ini, terbukti dengan jumlah kunjungan mencapai hampir ratusan.

     

    Dengan semangat Indonesia Melayani, yang merupakan bagian dari Revousi Mental, terdapat banyak pelayanan kesehatan yang diberikan oleh para mahasiswa. Adapun pelayanan yang diberikan diantaranya cek berat badan, tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat, hingga golongan darah. Sebelum melakukan cek kesehatan, peserta juga diajak untuk melakukan senam lansia.


    “saya senang sekali dengan adanya kegiatan ini, saya bisa memeriksa kesehatan saya dengan mudah tanpa perlu keluar desa. Apalagi sekarang Jalannya diperbaiki dan masih rusak” ucap warga. “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para lansia, apalagi ini kegiatannya tidak dpungut biaya, alias gratis” ujar panitia, Aliefa.


    Tidak puas dengan 1 hari sehat, kegiatan ini dilanjutkan dihari kedua (21/07) dengan sasaran peserta anak sekolah Dasar dan TK (Taman Kanak-kanak) dan layanan yang diberikan adalah pengecekan golongan darah. "Pasti nantinya anak-anak tidak takut dengan jarum suntik, karena nantinya akan diberikan permen lolipop usai pemeriksaaan" tambahnya.

    Selanjutnya »

    Internet Sehat Warga Kolam Kanan

  • Penulis: sidekaadmin, 20-07-2016 18:45
  • Demi menaggulangi tindak kejahatan di dunia maya (cybercrime), Senin dan selasa (18-19/07) Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat menggelar kegiatan Sosialisai Internet Sehat yang bertempat di balai desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala.

     

    Dengan mengangkat tema “Menjaga keselamatan anak di internet”, kegiatan ini diadakan dua hari dengan peserta yang berbeda. Jika dihari pertama dihadiri olah orang tua anak, maka dihari kedua dihadiri olah anak-anak remaja umur 12-19 tahun.

     

    Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bentuk edukasi. Selain itu kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah, yaitu Revolusi mental yang sekarang sangat digalakkan. indonesia bersih sebagai salah satu fungsinya, terasa sangat pantas dengan kegiatan ini, karena penyampaiannya berisiskan pengetahuan  perilaku aman menggunakan internet

     

    Untuk mewujudkan indonesia bersih, maka materi yang disampaikan saat sosialisasi terdiri dari pengenalan internet, pemanfaatan internet, potensi bahaya internet, serta bimbingan cara menjaga anak di dunia internet. Materi itu sangat berguna karena penyalahgunaan maupun salah menggunakan internet bisa berakibat fatal bagi keselamatan diri, khususnya si anak.

     

    Terdapat dua perbandingan dalam kegiatan ini, karena perbedaan usia dan jaman. Jika yang kita tahu anak jaman sekarang sudah mengetahui internet sejak awal (Digital Native) yang mana hampir setiap harinya selalu tidak pernah lepas dengan internet. Berbeda dengan pesertanya orang tua, mereka yang hadir sangat antusias mengikuti sosalisai, mereka sangat ingin mengetahui bagaimana penggunaan internet agar bisa mengawasi anaknya.

     

    “saya sebenarnya ingin sekali bisa fecebook ‘an, namun anaka saya tidak pernah mau ngajarin” keluh salah satu peserta. “sebenarnya apa sih yang membuat mereka (anak) tidak mau mengajarin kami (orang tua) untuk bisa internetan ?, apakah mereka takut kami akan meninggalkan tugas kami sebagai orang tua ?” keluh peserta lainnya. Pertanyaan dan keluhan peserta langsung dijawab panitia (mahasiswa KKN), bahwa rasa ketakutan si anak akan diawasi orang tua menjadi hal terbesar, namun dengan adanya komunikasi dan terjun kedunia anak menjadi solusi utamanya, sehinga anak bisa merasa nyaman bercerita dengan orang tua sepert dengan teman sendiri.

     

    “Ini adalah salah satu langkah untuk pendekatan kepada mereka, mudahan para orang tua dan anak bisa saling bersama dan berbagi agar pengawasan anak bisa lebih mudah” ujar panitia, Gusti. Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini, tindak kekerasan di dunia maya terhadap anak bisa dihindari karena penjegahannya sudah dikenalkan lebih dini terhadap anak.
    Selanjutnya »