Berita

Pengujian dan Pelatihan Otak Besar dan Otak Kecil Siswa SDN Kolam Kanan

  • Penulis: sidekaadmin, 20-07-2017 13:09
  • Foto : Mahasiswa KKN FMIPA Unlam Banjarbaru melakukan pengujian dan pelatiahan otak besar dan otak kecil

    Otak besar adalah saraf pusat yang utama karena berperan dalam pengaturan seluruh aktivitas tubuh, yaitu kecerdasan, keinginan, ingatan, kesadaran, kepribadian, daya cipta, daya khayal, pernapasan dan sebagainya. Setiap dari aktivitas akan dikendalikan oleh bagian yang berbeda, bagian tersebut adalah lobus frontalis (daerah dahi), berhubungan dengan kemampuan berfikir. Lobus temporalis (daera pelipis) dan ubun-ubun mengendalikan kemampuan berbicara dan bahasa. Pada daerah belakang kepala adalah pusat penglihatan dan memori tentang apa yang dilihat. Daerah ubun-ubun selain pusat berbicara, daerah ubun-ubun juga sebagai pusat merasakan panas, dingin dan rasa sakit. Daerah pelipis adalah sebagai pusat  bicara dan pendengaran.

    Otak kecil (Serebelum) terdiri atas dua belahan berliku-liku yang sangat dalam. Fungsi otak kecil adalah untuk mengkoordinasikan kegiatan lokomotor tubuh, antara lain untuk mengaturan otot, posisi, dan keseimbangan tubuh. Rusaknya bagian serebelum ini dapat mengakibatkan seseorang kehilangan koordinasi dalam gerakan otot tubuh. Otak kecil terletak di bawah bagian posterior dari otot besar. Permukaan otak kecil terdapat materi abu-abu yang disebut dengan korteks serebelar. Otak kecil dibagi menajadi tiga lobus yaitu lobus sentral (vermis),  dan dua lobus lateral atau lobus cerebellar.

    Pada Selasa(18/07/2017) mahasiswa KKN FMIPA Unlam Banjarbaru mencoba menguji sebaik mana otak besar dan otak kecil dari para siswa SDN Kolam Kanan. Beberapa tes seperti mimik wajah, kecepatan berpikir, dan mata di uji kepada siswa. Berdasarkan hasil didapat bahwa sekitar 85% otak siswa baik kecil ataupun besar sangat baik. "Berdasarkan hasil pengujian saraf pada otak kecil dan besar pada siswa kolam kanan melalui metode sederhana diketahui  para siswa dapat menyelesaikan tes dengan baik.
    Semoga dengan adanya tes ini serta  penjelasan sederhana yang kami bagi dapat membuat para siswa mengerti bahwa otak kita perlu asupan nutrisi yang ckup untuk dapat bekerja dengan optimal, perlu di asah dan juga istirahat agar sel - sel pada otak tidak mati. Perhatian sederhana yang dapat kita berikan untuk kesehatan otak kita bisa melalui sarapan dengan teratur, tidak begadang dan  makan makanan bergizi" kata Isada Sarah sebagai penanggung jawab pengujian dan pelatihan,